Desa Doudo

Kec. Panceng
Kab. Gresik - Jawa Timur

Artikel

Doudo Agro Edu Green Village

Administrator

24 Agustus 2016

287 Kali dibuka

Desa Doudo yang terletak di Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik adalah salah satu Desa yang terletak di Gresik Utara,dulu dikenal sebagai desa yang mengalami kesulitan air. Kehidupan warganya hanya bergantung pada air telaga guna memenuhi kebutuhan sehari-harinya, mulai dari mandi, minum, mencuci, hingga WC umum. Apabila musim kemarau tiba tentu saja telaga tidak mampu mencukupi kebutuhan air ribuan warga sepanjang tahun
Pada Agustus 2007, Doudo mengalami kekeringan yang cukup ekstrem. Kondisi telaga yang kering kerontang memaksa mereka untuk mencari air ke desa tetangga. Tak jarang, penduduk harus membeli air dengan harga Rp170 ribu per tangkinya. 
Konon katanya, jika di sebuah desa terdapat telaga, maka tidak akan ada sumber air lagi di sana. Percaya atau tidak, ituulah yang terjadi pada Doudo. Setelah melakukan berbagai kajian dan penelitian, memang benar-benar tidak ada sumber air di sana. Dengan harapan yang tinggi dari para penduduk desa, Sutomo berusaha mencari sumber air di luar permukiman. Beruntung, di perbatasan desa––sekitar 1,5 kilometer dari pusat Doudo––ditemukan mata air. Pada 2008, Doudo pun melakukan pengeboran sumur pertama. Dibantu oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gresik sehingga air bersih sudah mengalir menuju rumah-rumah warga. Dan pada 2017, Pertamina EP Asset 4 Field Poleng juga memberi bantuan pompa untuk memperluas akses air di Doudo.
 Sejauh ini, empat sumur sudah dibangun di Doudo, dan ada satu yang masih dalam proses pengerjaan. Dengan adanya sumur-sumur tersebut, semua penduduk Doudo (398 kk) sudah terpenuhi akses air bersih.
Dengan produksi air yang melimpah desa Doudo yang ke depannya bercita-cita menjadi Edu Green Village, menggunakan air untuk menata lingkungan. Biasanya, air dari keran ini digunakan penduduk untuk menyiram tanaman setiap sore. Ya, semua rumah di Doudo wajib menanam tumbuhan di pekarangan rumahnya. Inilah yang membuat Doudo tampak asri. Mulai dari RT 1 sampai RT 5, Anda akan menemukan pemandangan hijau. Mereka bahkan memiliki kampung tematik berbasis lingkungan, seperti Kampung Sayur, Kampung 3R (Reuse, Reduce, Recycle), Kampung Aloe Vera, dan yang lainnya.

 

Kini telaga dalam Desa yang dulu hanya berfungsi sebagai tempat mandi masyarakat setempat serta memandikan hewan ternak. Telaga yang sekarang sudah dipercantik penataannya seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup menjadikannya tempat favorit kunjungan masyarakat setempat hingga kunjungan dari luar kota untuk menikmati ketenangan suasana pedesaan.
Lokasi yang asri dan memiliki keindahan alam  dengan ciri khas gazebo di tengah telaga itu mempunyai jejeran cafe yang menawarkan makanan buatan warga Desa sendiri dengan memanfaatkan hasil pertanian dan perkebunan warga.
Berbagai menu makanan dan minuman yang ditawarkan antara lain es dawet aloe vera, stik sayuran, kerupuk, permen dan lainnya dengan cita rasa berbeda dari tempat lain menjadikan daya tarik tersendiri sehingga pengunjung yang pernah datang akan kembali datang dengan membawa keluarga maupun teman.
Adanya Wisata Telaga Rena dengan jejeran caffenya menjadikan perekonomian masyarakat mengalami peningkatan dan tumbuhnya lapangan kerja baru bagi warga Desa

Komentar yang terbit pada artikel "Doudo Agro Edu Green Village"

Penduduk Biasa

14 September 2016 13:09:16

Selamat atas keberhasilan Senggigi merayakan Hari Kemerdeakaan 2016!

Aparatur Desa

Kepala Desa

SUTOMO, S.Pt.

Sekretaris Desa

ADI SETYO UTOMO

KAUR KEUANGAN

SUMARLIYAH

KASI PEMERINTAHAN

MUTHOHAR

KASI KESEJAHTERAAN

MUHAMMAD SUEB JUNAIDI

KAUR PERENCANAAN

ESYTU ABDUR RAHMAN MARZUKI

KASI PELAYANAN

ZAINUL MUTTAQIN

KAUR UMUM/TU ADMINISTRASI

ZAHRIAN FARADIZA ADDINI

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Doudo

Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-6.955640358080661
Longitude:112.49842286077184

Desa Doudo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik - Jawa Timur

Buka Peta

Wilayah Desa